go green
Senin, 21 April 2014 | 19:38 WIB

Atraksi Prajurit Meriahkan HUT-67 Korps Marinir

Jumat, 23 Nopember 2012 / nasional / antara
Atraksi Prajurit Meriahkan HUT-67 Korps Marinir
Prajurit Marinir TNI AL berjalan ketika Defile pasukan dalam upacara Peringatan HUT ke-67 Korps Marinir TNI AL di Brigif-2 Marinir, Cilandak, Jakarta/ANTARA

OTDANEWS.COM, Jakarta - Peringatan HUT Ke-67 Korp Marinir TNI Angkatan Laut dimeriahkan dengan atraksi prajurit, defile pasukan dan defile kendaraan tempur di Mako Marinir, Cilandak, Kamis.

Atraksi diawali oleh tim penembak jitu Korps Marinir yang terdiri dari enam orang. Mereka berada di atas mall Cilandak, dan menembak target sejauh 500 meter berupa kendi dan replika kubu musuh yang berada di sisi kiri lapangan upacara.

Kemudian, meriam Howitzer 105 mm yang merupakan andalan dari Korps Marinir diledakkan sebanyak dua kali, sehingga membuat kaget seluruh hadirin.

Prajurit Marinir juga melakukan atraksi gerakan-gerakan dasar beladiri "mix martial art" (MMA) menggunakan senjata SS1 dan sangkur. Mereka melakukan atraksi satu lawan satu. Ada sekitar 600 personel Korps Marinis ikut ambil bagian.

Suasana semakin semarak ketika di angkasa terlihat 67 penerjun payung dari Korps Marinir melayang-layang di atas bumi Cilandak. Mereka mendarat di kapal pinisi nusantara.

Dalam atraksi ini disimulasikan kapal tersebut sudah dikuasai perompak kemudian diupayakan direbut kembali oleh para penerjun payung. Bendera Indonesia pun berkibar kembali di kapal pinisi tersebut sebagai tanda kapal telah berhasil dikuasai kembali.

Atraksi terakhir dua unit Pesawat Cassa TNI AL yang terbang rendah di atas lapangan upacara, sehingga membuat kaget hadirin karena ketinggian pesawat tersebut tak lebih dari 100 meter di atas lapangan.

Dalam upacara itu juga dilaksanakan penyematan Satya Lencana Kesetiaan 24, 16, 8 tahun kepada tiga personel Marinir serta dilaksanakan penyerahan Bendera Unggul Jaya kepada Yonif-1 Mar sebagai Batalyon Infanteri Marinir terunggul 2012 yang diterima oleh Danyonif-1 Mar Mayor (Mar) Teddy Basuki Bakri.

Material tempur Korps Marinir yang terlibat dalam defile, antara lain, tank BMP 3 F, BVP-2, Meriam RM 70 Grad, Meriam PT 76 M, Meriam Howitzer 105 dan 122, tank LVT 7, dan kendaraan tempur BTR 50 P.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno yang bertindak sebagai pemimpin upacara mengaku kagum terhadap para anak buahnya itu.

"Kalian bagaikan pasukan Pandawa yang berperang melawan Kurawa di padang Kurusetra. Terlihat dengan jelas, kesiapan dan kemampuan yang dimiliki prajurit Marinir. Saya yakin kalian siap melawan segala bentuk ancaman," kata Soeparno dalam sambutannya.

Soeparno berpesan kepada korps yang lahir pada 15 November 1945 itu untuk menjadi prajurit beriman dan bertakwa kepada Tuhan. Selain itu, dia menekankan agar kemampuan dan naluri bertempur untuk terus diasah.

"Jaga nama baik dan kehormatan. Bangun jiwa yang sehat dan tingkatkan soliditas serta solidaritas," katanya. (ANTARA) 

Dibaca : 228 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER